Electricity Lightning

Selasa, 23 November 2010

Misteri Danau Ontario

AIR terjun Niagara konon ,ternyata bagaikan sebuah magnet raksasa. Air danau Ontario yang tumpah menderu-deru ke danau Erie itu konon menyimpan sesuatu yang dahsyat, suatu "rahasia" terpendam di kedalaman kawasan lima danau besar (The Great Lakes) -- Ontario, Erie, Huron, Michigan dan Superior -- yang membatasi AS dan Kanada. Seolah-olah ditarik dan diguncang-guncang oleh sebuah besi berani raksasa, hampir setiap tahun ada pesawat terbang yang amblas, tenggelam, atau ditarik menyimpang dari rute penerbangannya di kawasan Great Lakes. Atau danau-danau raksasa itu meminta korban kapal. Memang rekor kecelakaan pesawat terbang dan kapal di sana cukup tinggi. Juga rekor kapal dan pesawat yang hilang secara misterius. Paling sedikit begitulah tulis Jay Gourley, bekas penerbang dan pengarang buku The Great Lakes Triangle (1977), yang menambahkan bahwa frekwensi kecelakaan pesawat dan kapal di kelima danau itu bahkan "lebih dahsyat daripada di Segitiga Bermuda." Seperti diketahui, Segitiga Bermuda -- suatu kawasan laut seluas 1,5 juta mil persegi di Laut Karibia, Amerika Tengah -- menjadi terkenal sebagai ajang banyak kecelakaan laut dan udara, setelah terbitnya buku karangan Charles Berlit dua tahun lalu, The Bermuda Triangle. Di situ juga kapal dan pesawat terbang sering hilang tanpa bekas di perairan laut tenang yang bisa tiba-tiba bergelora itu. Selain bicara soal pengaruh medan magnet bumi, dalam buku itu Berlitz ada juga menuding mahluk antariksa dengan piring terbangnya sebagai biang keladi. Dan mungkin berniat membonceng kepopuleran buku Berlitz, Gourley yang telah bertukar profesi jadi wartawan berusaha menggali misteri serupa di danau-danau perbatasan AS-Kanada itu. Macam-macam saja keanehan yang menyertai kecelakaan atau lenyapnya pesawat atau kapal di sana. Kadang-kadang radionya mendadak macet, atau gyroscope (penunjuk kemiringan pesawat) dan instrumen lainnya mendadak mogok. Atau, dalam keadaan terbang buta dengan instrumen yang tak bekerja itu, pesawat seperti ditarik tangan raksasa ke tengah danau. Dan apabila awak atau penumpang pesawat ada yang selamat dan ditemukan kembali, perempuan atau lelaki itu sama sekali tak dapat mengingat kembali apa yang telah terjadi. Sayangnya, hasil investigasi Jay Gourley baru sampai tahun 1972. Namun wartawan bekas penerbang itu tak lupa merekam dongeng suku Indian Chippewa yang tinggal di tepi danau Superior. Menurut legenda rakyat itu, di danau itu hidup seekor ikan raksasa, Nanabazhoo namanya. Gelombang Dahsyat Konon ikan raksasa itu sanggup melahap sebuah kapal seutuhnya, dan dengan kibasan siripnya saja dapat mengocok permukaan danau yang tenang menjadi pusaran gelombang dahsyat. Ternyata, gelombang raksasa yang mengepung kapal dari segala arah, dan dapat menenggelamkannya dengan seketika, sekali tempo memang suka muncul di pojok tenggara danau itu. Para ahli menamakannya gelombang seiche, dan tahun 1872 pernah juga timbul di danau Ontario. Tapi apa yang menjadi "pelatuk" gelombang seiche itu, belum diketahui dengan pasti. Membandingkannya dengan gejala serupa yang diamati Berlitz di Segitiga Bermuda, Gourley mengungkapkan kembali dugaan orang bahwa di dasar danau Ontario, tempat air danau itu mengalir masuk sungai St. Lawrence, terdapat cadangan bijih besi yang luarbiasa. Mungkin juga suatu meteorit (batu antariksa) yang terpendam. Deposit atau meteorit itu, dapat membuat jarum kompas berpusing-pusing mengikuti arah jarum jam. Sama seperti gejala yang dilaporkan seorang kapten kapal yang selamat keluar dari terpaan gelombang seiche di Segitiga Bermuda. Boleh jadi, cadangan bijih besi magnetis serupa di dasar danau Superior yang mampu membuat pesawat terbang menukik ke danau, atau mengocok air danau yang menenggelamkan kapal di sana. Seperti pengarang The Bermuda Triangle, Gourley mencoba memecahkan misteri Danau-Danau Besar itu dengan teori geo-magnetisme. Soalnya, kawasan itu memang mempunyai sifat-sifat magnetis yang unik. Kadar besi, nikel, dan logam-logam lain tinggi di wilayah barat danau-danau itu. Di samping itu, baik The Great Lakes maupun Segitiga Bermuda terletak pada garis agonic yang sama. Yakni jalur di mana penunjukan jarum kompas persis searah dengan garis Utara-Selatan magnet bumi. Kekacauan penerbangan atau pelayaranyang terjadi di kawasan DanauDanau Besar itu, boleh jadi akibat 'gempa magnetis' yang timbul karena sebabsebab dari luar. Panu Matahari Sejauh ini, teori Berlit dan Gourley paralel dengan penelitian para ahli geofisika. Menurut para ahli ini, memang ada bijih magnetis yang dapat menimbulkan kelainan dalam medan magnetis bumi di suatu tempat. Juga diakui bahwa ada suatu siklus tertentu dalam pergeseran penunjukan jarum kompas di tiap tempat. Selain itu, kegiatan 'dapur nuklir' di matahari -- yang ditandai dengan munculnya 'panu-panu matahari' (sunspots) -- dapat menimbulkan 'badai magnetis' di beberapa tempat di bumi, serta tabir cahaya aurora di kutub utara dan selatan. Tapi setelah bertitik-tolak dari teori geo-magnetisme yang sudah diterima banyak ahli, Gourley mulai meloncat lebih jauh lagi. Setelah pusing memikirkan kasus-kasus pesawat dan kapal yang lenyap tanpa bekas, Gourley menduga: "Mungkin mereka diculik oleh mahluk dari antariksa!" Dikutipnya lebih dahulu pendapat Berlitz, yang juga berspekulasi bahwa garis agonic yang menghubungkan The Great Lakes dengan Bermuda dan poros magnetis bumi oleh mahluk antariksa dilihat sebagai jalur pendaratan yang ideal bagi piring terbang mereka. Gagasan ini agak terlalu berani. Sebab di bumi ini masih ada satu garis agonic lain yang berkelok-kelok dari Skandinavia sampai Australia Barat, dengan memotong jazirah Yunani, delta sungai Nil, Tanduk Afrika, anak benua India, Tiongkok, Siberia, lantas putar haluan lagi ke selatan mengepung Jepang, mememotong Indocina, Tanah Genting Kra, dan Sumatera Barat. Jadi kalau betul teori bahwa garis agonic adalah jalur pendaratan piring terbang, apakah manusia di sepanjang garis agonic kedua ini pun harus berjaga-jaga terhadap bahaya penculikan dari antariksa?

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Wordpress Theme by wpthemescreator .